Puisi Tentang Ramadhan

Puisi Tentang Ramadhan - Kang Endi

Berikut beberapa puisi tentang Ramadhan yang indah dan menyentuh hati dalam bahasa Indonesia. Aku pilih yang singkat tapi sarat makna, cocok untuk dibaca saat menyambut atau merenungi bulan suci.

1. Bulan Kerinduan

(Karya: Imanta Alifia Octavira – salah satu yang sering dibagikan)

Bulan sabit tersenyum di ufuk timur

Menyapa hati yang haus akan ampunan

Ramadhan datang, membawa rahmat dan hujan doa

Puasa bukan sekadar menahan lapar

Tapi melatih jiwa untuk sabar dan ikhlas

Di malam-malam panjang tarawih

Kami bersujud, menangis dalam diam

Memohon maghfirah, meminta taubat

Semoga hati ini kembali putih bersih

Seperti salju pertama di musim dingin


2. Marhaban Ya Ramadhan

(Versi populer yang sering muncul di berbagai sumber)

Marhaban ya Ramadhan

Bulan penuh berkah dan ampunan

Kau datang membawa cahaya iman

Menyucikan jiwa dari dosa-dosa lama

Di siang hari kami menahan haus dan lapar

Di malam hari kami tadarus dan berdoa

Semoga puasa ini diterima

Menjadi saksi di hari pembalasan

Selamat datang, wahai tamu mulia

Kami menyambutmu dengan hati gembira


3. Ramadhan Datang

(Versi sederhana & menyentuh, cocok untuk anak muda atau refleksi pribadi)

Ramadhan datang lagi

Membawa angin sepoi penuh rahmat

Bulan sabit tersenyum tipis

Mengajak kami bertaubat dan bersyukur

Sahur di pagi buta

Adzan menggema lembut

Puasa kami tunaikan

Bukan karena terpaksa, tapi karena cinta

Malam Lailatul Qadar kami nanti

Doa-doa terucap dalam sujud panjang

Ya Allah, ampuni hamba-Mu yang lemah ini

Berikan kami kekuatan untuk kembali kepada-Mu


4. Puasa Ramadhan

(Singkat & Islami)

Aku berpuasa sejak fajar

Menahan lapar, menahan amarah

Bukan perut yang kugembirakan

Tapi hati yang ingin suci

Ramadhan mengajarkanku sabar

Mengajarkanku berbagi

Mengajarkanku mendekat pada-Mu

Semoga akhirnya ku temui ridha-Mu


Baca Juga: Cara Tukar Uang Baru Di Bank

Kalau kamu ingin puisi yang lebih panjang, lebih pendek, atau bertema spesifik (misalnya tentang sahur, tarawih, Idul Fitri, atau taubat), kasih tahu aja ya! Semoga puisi-puisi ini bisa menambah kekhusyukan di bulan Ramadhan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama